"Kisah nan Abid" adalah kumpulan cerpen yang menggambarkan berbagai pengalaman emosional dan perjalanan hidup remaja di Palembang. Melalui karya-karya seperti "Tes Masuk SMA" dan "Kuharap Ku Dapat Mengulang Waktu," penulis menyampaikan rasa cemas, harapan, dan keberanian yang dialami para tokoh saat menghadapi tantangan di sekolah dan dalam hubungan pertemanan. Cerita ini menyentuh perasaan nostalgia dan pencarian jati diri, memperlihatkan bagaimana pengalaman di masa remaja membentuk karakter dan tujuan hidup.
Setiap cerita dalam kumpulan ini mengajak pembaca untuk merasakan kesederhanaan dan kerumitan hidup, mulai dari hubungan dengan teman dan keluarga hingga momen-momen penuh makna yang membuat hidup lebih berarti. Melalui tema kerja keras, ketabahan, dan kejujuran, penulis menekankan pentingnya belajar dari pengalaman dan kesalahan untuk mencapai cita-cita.
Dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di Palembang, "Kisah nan Abid" berhasil menangkap esensi perjalanan emosional remaja. Kumpulan cerpen ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai refleksi tentang kehidupan dan pelajaran berharga yang bisa diambil dari setiap pengalaman.