Kepatuhan Pengunjung Objek Wisata Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 :3M
Penulis : Dr. Masrizal, SKM., M. Biomed. ;Hanifatun Nabilah, SKM. ; Yudi Pradipta, SKM.,M.P.H.
Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru yang dapat menginfeksi manusia dan hewan, dan pertama kali ditemukan pada akhir bulan Desember 2019 di Wuhan China. Coronavirus jenis baru ini diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) oleh International Committee On Taxonomy Of Viruses (ICTV). Pemberian nama virus penyebab Covid-19 ini berdasarkan hasil analisis filogenetik yang mengatakan bahwa virus ini memiliki subgenus yang sama dengan coronavirus yang menyebabkan SARS. Orang yang terinfeksi SARS-Cov-2 biasanya menimbulkan beberapa gejala klinis, namun juga terdapat beberapa kasus konfirmasi yang tidak menimbulkan gejala.
Berdasarkan studi epidemiologi dan virologi saat ini Covid-19 dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi dan kontak tidak langsung dengan permukaan benda yang sudah terkontaminasi virus SARS-Cov-2.
Dilansir dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hingga saat ini masih belum ada obat khusus yang bisa dikatakan sebagai obat penyembuh Covid-19. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai upaya terutama di lingkungan masyarakat untuk dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19 salah satunya menerapkan protokol kesehatan dengan beberapa tindakan seperti menggunakan alat pelindung diri berupa masker saat keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun secara teratur, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).